
Kegiatan belajar berbasis permainan, dapat menarik minat dan memusatkan atensi anak. Sebagai alternatif, pendidik dapat menggunakan lembar kerja anak TK – SD berupa permainan puzzle menggunakan kubus (cube puzzle) dengan gambar geometris.
Pada bundel lembar kerja/worksheet anak ini, terdapat satu set kepingan gambar (9 kubus) dan acuan gambar geometris (60 kartu), dengan potongan 3×3. Tersaji dalam bentuk alat permainan edukatif, media belajar ini dapat memberi fleksibilitas bagi pendidik dalam membangun situasi belajar yang paling sesuai kondisi dan kebutuhan anak.
Proses penyelesaian gambar dapat dilakukan secara individu atau kelompok, dengan kerja sama, maupun kompetisi. Dengan begitu, sembari mengasah kemampuan persepsi visual dan logika dalam memecahkan suatu masalah, anak-anak juga bisa melatih kerja sama, komunikasi, dan keterampilan yang berkaitan dengan sosial-emosional.
Dalam artikel ini, Admin En cantumkan pula sekilas materi, stimulasi, serta petunjuk untuk mengoptimalkan penggunakan bundel aktivitas berupa permainan kubus dengan gambar geometris.
Catatan: Temukan pula beragam gambar mewarnai, flashcard, mainan edukatif, serta lembar kerja/ worksheet anak TK – SD, pada halaman lain di situs Semesta Ibu.
Permainan – Cube Puzzle – Gambar Geometris
Dalam konsep yang klasik, permainan puzzle melibatkan penyatuan kepingan gambar 2D menjadi suatu gambar yang utuh. Aktivitas tersebut terkait erat dengan kemampuan persepsi visual, pemecahan masalah, hingga daya juang dan determinasi untuk mencapai suatu tujuan.
Untuk mengembangkan stimulasi yang lebih intens dan membangun situasi belajar yang berbeda, Admin En menyajikan permainan puzzle menggunakan 9 kubus untuk membentuk suatu gambar geometris.
Visual hitam-putih dan bentuk geometris yang mirip, dapat meningkatkan tantangan, karena anak-anak tidak dapat berpatokan pada warna atau bentuk yang unik ketika menyelesaikan gambar.
Secara teknis, terdapat 2 bagian utama yang menjadi alat permainan ini, yaitu:
- Kubus dengan beragam bentuk geometris.
- Petunjuk berupa gambar geometris yang menjadi acuan untuk merangkai bentuk-bentuk yang ada pada kubus.
Berikut ini bundel lembar kerja anak berisi kedua bagian penting tersebut. Silakan tautan unduh (download link) di bawah gambar, untuk memperolah kubus permainan dan gambar acuan dalam format PDF, dengan resolusi yang optimal untuk dicetak.
Ingin mendapat akses istimewa ke folder berisi 1500+ halaman aktivitas anak (lembar kerja, gambar mewarnai, dan flashcard) dalam bentuk 150+ bundel per tema/aktivitas?
Baca selengkapnya di: Pendaftaran Akses Folder.
Templat kubus









Gambar acuan





Tahap Persiapan Aktivitas
Untuk mengoptimalkan fungsi dari set permainan cube puzzle dengan gambar geometris, pendidik perlu melakukan beberapa langkah persiapan, yaitu:
- Mencetak halaman A.1 sampai A.6 pada kertas tebal. Dapat pula mencetak pada kertas biasa, kemudian menempelkannya pada kertas yang lebih tebal (sampul buku bekas/karton/dsb). Sesuaikan ukuran kertas cetak dengan ukuran dadu yang diinginkan.
- Mencetak halaman B.1 sampai B.5 di kertas tebal. Dapat pula mencetak pada kertas biasa, kemudian menempelkannya pada kertas yang lebih tebal (sampul buku bekas/karton/dsb).
- Menggunting halaman B.1 sampai B.5, hingga masing-masing halaman menjadi 12 kartu petunjuk bergambar geometris, dengan total 60 kartu.
- Menggunting halaman A.1 sampai A.6 mengikuti garis untuk membuat 9 templat kubus.
- Merangkai 9 kubus menggunakan templat yang tersedia.
- Perbanyak halaman A, jika ingin menambah set kubus untuk situasi belajar melalui kompetisi.
Tahap Pelaksanaan Aktivitas
Secara umum, kegiatan belajar menggunakan cube puzzle bergambar geometris, terdiri dari 2 langkah sederhana, yaitu:
- Pendidik memberikan satu kartu petunjuk dengan gambar geometris sebagai acuan.
- Anak menyatukan bentuk yang terdapat pada 9 kubus, untuk merangkai gambar geometris sesuai petunjuk yang diberikan.
Namun, secara khusus, dalam proses penyatuan bentuk menjadi gambar geometris, anak-anak akan memperoleh stimulasi melalui beberapa tahap, yaitu:
- Mengamati dan menganalisis komposisi figur yang harus dirangkai untuk membentuk gambar geometris pada petunjuk: penalaran visual, figure-ground perception, visual closure, design copying.
- Mencari bentuk yang diperlukan, dengan memutar setiap kubus: memori visual, figure-ground perception, visual closure, form constancy, diskriminasi visual, dan koordinasi motorik-visual.
- Menganalisis ketepatan arah bentuk, sesuai petunjuk: form constancy, rotasi bentuk, visual closure, penalaran visual.
- Menilai dan memastikan kesesuaian gambar yang terbentuk dengan petunjuk: determinasi, form constancy, design copying.
Sesuai keterangan pada “Tahap Persiapan Aktivitas”, pendidik dapat membangun situasi belajar melalui kompetisi dan/atau kerja sama, dengan memperbanyak set kubus. Alih-alih persaingan, pendidik bisa mengarahkan mereka untuk melatih ketangkasan, determinasi, ketekunan, dan penerimaan atas proses belajar yang beragam pada tiap individu.
Berdasarkan penjelasan di atas, pendidik dapat menggunakan kartu permainan ini pada berbagai jenjang. Admin En tidak ingin mematok penggunaan lembar kerja anak TK – PAUD – SD berdasarkan usia, karena kecerdasan majemuk dan minat yang unik pada masing-masing individu. Karena itu, pendidik perlu lebih dulu melakukan observasi dan asesmen secara atentif, sebelum menjadikan bundel ini sebagai media belajar.
Media edukasi terkait:
- Aktivitas puzzle
- Stimulasi persepsi visual
- Mengenal geometri
- Rekognisi warna – bangun datar
- Mengenal sudut dan sisi
- Permainan logika
***
Hi, teachers and parents!
We provide printable activities for kids in two languages (English and Bahasa).
Please visit Printable Activities, to get more coloring pages and worksheets for kids in English.
Kunjungi halaman Media Edukasi untuk menemukan lembar kerja anak usia dini, gambar mewarnai, flashcard, dan mainan edukatif dalam bahasa Indonesia.
