
Setelah mampu membaca dan memahami cerita, anak-anak dapat meningkatkan literasi dengan menulis narasi buatan sendiri. Untuk mengawali langkah tersebut, Ibu Bapak dapat menggunakan templat berupa lembar kerja anak TK/SD, sekaligus gambar mewarnai anak, dengan aktivitas “Membuat Cerita Bergambar” edisi pertama.
Dengan tujuan memberikan aktivitas belajar yang merdeka dan bermakna, kami mengintegrasikan antara gambar mewarnai, identifikasi gambar, menulis rapi, membaca, merangkai kata, hingga membuat ilustrasi.
Dalam proses penyelesaian lembar kerja/worksheet anak, anak-anak bisa melatih kemampuan menulis, memahami konteks pembahasan, serta berkreasi dalam bentuk tulisan dan karya visual. Melalui serangkaian aktivitas tersebut, mereka akan menguatkan beragam aspek, antara lain: seni-estetika, verbal-linguistik, motorik halus, kreativitas, imajinasi, penalaran logis, pengambilan keputusan, pemecahan masalah, hingga sosial-emosional.
Catatan: Pada halaman lain, Ibu Bapak juga bisa mengunduh/download gambar mewarnai dengan beragam tema, flashcard, dan lembar kerja/worksheet anak TK – SD untuk mendukung aktivitas belajar, dari Semesta Ibu.
Literasi – Cerita Bergambar – Edisi Pertama
Selain membaca, aktivitas menulis juga termasuk elemen literasi yang perlu anak-anak pelajari. Namun, bukan sekadar menulis kata dengan benar dan rapi. Anak-anak juga perlu belajar merangkai kata, hingga membentuk kalimat dan narasi yang dapat dipahami.
Sebagai latihan awal, kami menyajikan lembar kerja anak berisi templat cerita bergambar, dengan narasi yang sederhana.
Kami menampilkan cerita dari 2 anak yang suka menjelajah alam. Mereka menceritakan tentang berbagai objek yang mereka temukan dan sukai di sana. Hanya saja, kedua anak tersebut juga menyaksikan beberapa situasi yang tidak ideal bagi lingkungan. Karena itu, mereka ingin mengajak orang lain untuk berbuat kebaikan pada alam, dengan berbagai cara.
***
Meski telah memiliki alur cerita, kami tidak menyajikan narasi yang lengkap. Anak-anak harus melakukan beberapa langkah untuk menyempurnakan setiap halaman dari cerita bergambar ini, antara lain:
- Menentukan nama tokoh dalam cerita,
- menentukan latar tempat,
- melengkapi kalimat, dengan menyelami pikiran tokoh cerita, terkait alasan “suka” atau “tidak suka” pada suatu hal,
- memikirkan dan menuliskan solusi yang paling realistis dari permasalahan yang terjadi, melalui riset dan diskusi dengan pendamping belajar,
- mewarnai ilustrasi yang masih berupa gambar hitam-putih,
- menambahkan komponen gambar untuk memberi sentuhan personal,
- menggambar ilustrasi pada halaman yang diisi mandiri,
- menghias halaman judul,
- menentukan judul cerita,
Dengan rangkaian aktivitas di atas, bundel aktivitas ini cocok bagi pemelajar awal yang tengah berlatih menulis kata, atau pemelajar lanjutan yang ingin berlatih mengembangkan kemampuan bercerita (story telling).
Namun, untuk mencapai tujuan yang diinginkan, ada baiknya pendamping belajar memberi kebebasan pada anak-anak untuk mengambil keputusan, baik dari segi estetika maupun cerita. Karena, dengan menghargai pendapat dan perspektif mereka, Ibu Bapak dapat lebih mengenali kondisi, karakter, dan world-view yang unik dari masing-masing anak.
Lembar Kerja Anak: Cerita Bergambar
Berikut ini lembar kerja anak, merangkap gambar mewarnai anak TK – SD dengan aktivitas melengkapi/membuat cerita bergambar. Dokumen dalam bentuk PDF dengan resolusi yang optimal untuk dicetak, dapat Ibu Bapak dapatkan melalui tautan unduh (download link) di bawah gambar.
Ingin mendapat akses istimewa ke folder berisi 1500+ halaman aktivitas anak (lembar kerja, gambar mewarnai, dan flashcard) dalam bentuk bundel per tema/aktivitas?
Baca selengkapnya di: Pendaftaran Akses Folder.
Halaman judul

Aktivitas visual:
Halaman ini merupakan cover atau halaman judul. Anak-anak dapat menghias bagian tepi yang masih kosong dengan ornamen yang sesuai, atau menggambar tubuh dari kedua tokoh.
Narasi:
Tuliskan judul yang sesuai, pada garis bantu yang tersedia, setelah meninjau atau mengetahui keseluruhan cerita.
Halaman 1

Aktivitas visual:
- Mewarnai pakaian kedua tokoh.
- (Opsional) Menambahkan komponen gambar lain.
Narasi:
Menebalkan kata-kata (dialog), dan mengisi bagian kalimat yang kosong (nama kedua tokoh). Misalnya: “Halo, namaku Bumi, dan ini adikku yang bernama Bintang“.
Halaman 2

Aktivitas visual:
- Mewarnai pakaian kedua tokoh.
- Mewarnai batang pohon dan tanaman lainnya.
- (Opsional) Mewarnai atau menggambar latar belakang.
Narasi:
Menebalkan kata-kata (dialog), dan mengisi bagian kalimat yang kosong (nama tempat yang dijelajahi oleh kedua tokoh). Bisa menyebutkan bentang alam secara general, nama tempat yang spesifik, atau imajinatif. Misalnya: “Kami sering menjelajah ke hutan kota“.
Halaman 3

Aktivitas visual:
Mewarnai beberapa perlengkapan yang mereka bawa ketika menjelajah.
Narasi:
Menebalkan kata-kata (dialog), dan mengisi bagian yang kosong (tujuan penjelajahan dan membuat kalimat ajakan yang menarik). Misalnya: “Kami ke sana untuk mengamati alam. Yuk, ikuti petualangan kami“.
Halaman 4

Aktivitas visual:
(Opsional) Menambahkan komponen gambar, misalnya: awan, burung, capung, dan sebagainya.
Narasi:
Menebalkan kata-kata (dialog), dan melengkapi kalimat (alasan menyukai cuaca yang cerah). Misalnya: “Wah, cuaca cerah. Kami senang karena bisa mengamati lebih banyak hewan.”
Halaman 5

Aktivitas visual:
Mewarnai komponen lingkungan, berupa tanaman perdu, batang pohon, dan burung.
Narasi:
Menebalkan kalimat yang tertera.
Halaman 6

Aktivitas visual:
(Opsional) Menambahkan komponen gambar, seperti semak atau hewan.
Narasi:
Menebalkan kata-kata (dialog), lalu berupaya mengimajinasikan pikiran tokoh, untuk melengkapi kalimat dengan alasan menyukai pohon. Misalnya: “Kami menyukai pohon, karena bisa membuat udara lebih segar“.
Halaman 7

Aktivitas visual:
- Mewarnai ilustrasi bunga.
- (Opsional) Menambahkan komponen gambar, seperti capung atau kupu-kupu.
Narasi:
Menebalkan kata-kata (dialog), menuliskan nama objek (bunga), lalu berupaya mengimajinasikan pikiran tokoh, untuk melengkapi kalimat dengan alasan menyukai bunga. Misalnya: “Kami menyukai bunga, karena tampak indah dengan aneka warna“.
Halaman 8

Aktivitas visual:
- Mewarnai latar belakang atau lingkungan di sekitar bajing.
- (Opsional) Menambahkan komponen gambar.
Narasi:
Menebalkan kata-kata (dialog), menuliskan nama objek (bajing), lalu berupaya mengimajinasikan pikiran tokoh, untuk melengkapi kalimat dengan alasan menyukai bajing. Misalnya: “Kami menyukai bajing, karena lincah dan menggemaskan“.
Halaman 9

Aktivitas visual:
- Mewarnai daun.
- (Opsional) Menambahkan komponen gambar.
Narasi:
Menebalkan kata-kata (dialog), menuliskan nama objek (kumbang koksi atau kepik), lalu berupaya mengimajinasikan pikiran tokoh, untuk melengkapi kalimat dengan alasan menyukai kumbang koksi/kepik. Misalnya: “Kami menyukai kepik, karena bisa memakan hama tanaman“.
Halaman 10

Aktivitas visual:
- Mewarnai ikan dan ganggang.
- (Opsional) Menambahkan komponen gambar.
Narasi:
Menebalkan kata-kata (dialog), menuliskan nama objek (ikan di sungai), lalu berupaya mengimajinasikan pikiran tokoh, untuk melengkapi kalimat dengan alasan menyukai ikan di sungai. Misalnya: “Kami menyukai ikan di sungai, karena memiliki beragam bentuk dan warna“.
Halaman 11

Aktivitas visual:
- Mewarnai burung dan batang pohon.
- (Opsional) Menambahkan komponen gambar.
Narasi:
Menebalkan kata-kata (dialog), menuliskan nama objek (burung), lalu berupaya mengimajinasikan pikiran tokoh, untuk melengkapi kalimat dengan alasan menyukai burung di alam. Misalnya: “Kami menyukai burung di alam, karena bisa terbang dengan bebas“.
Halaman 12

Aktivitas visual:
- Mewarnai katak.
- (Opsional) Menambahkan komponen gambar.
Narasi:
Menebalkan kata-kata (dialog), menuliskan nama objek (katak), lalu berupaya mengimajinasikan pikiran tokoh, untuk melengkapi kalimat dengan alasan menyukai katak. Misalnya: “Kami menyukai katak, karena ia menjalani hidup di air dan di darat.”
Halaman 13

Aktivitas visual:
(Opsional) Menambahkan komponen gambar.
Narasi:
- Menebalkan kata-kata (dialog),
- menuliskan deskripsi situasi (contoh: sungai yang kotor, sampah di sungai, dan sebagainya),
- mengimajinasikan pikiran tokoh, untuk melengkapi kalimat dengan alasan tidak menyukai kondisi tersebut. Misalnya: “Tapi, kami tidak suka sungai yang kotor, karena bisa menimbulkan penyakit“.
Halaman 14

Aktivitas visual:
(Opsional) Menambahkan komponen gambar.
Narasi:
- Menebalkan kata-kata (dialog),
- menuliskan deskripsi situasi (contoh: pembakaran sampah),
- mengimajinasikan pikiran tokoh, untuk melengkapi kalimat dengan alasan tidak menyukai situasi tersebut. Misalnya: “Kami tidak suka pembakaran sampah, karena membuat polusi udara“.
Halaman 15

Aktivitas visual:
- Mewarnai pohon-pohon yang ditebang.
- (Opsional) Menambahkan komponen gambar.
Narasi:
- Menebalkan kata-kata (dialog),
- menuliskan deskripsi situasi (contoh: hutan yang gundul),
- mengimajinasikan pikiran tokoh, untuk melengkapi kalimat dengan alasan tidak menyukai situasi tersebut. Misalnya: “Kami tidak suka hutan yang gundul, karena hewan-hewan kehilangan rumah“.
Halaman 16

Aktivitas visual:
(Opsional) Menambahkan komponen gambar.
Narasi:
- Menebalkan kata-kata (dialog),
- melengkapi kalimat dengan ajakan yang sesuai cerita dan ilustrasi.
- mengimajinasikan pikiran tokoh, untuk melengkapi kalimat sesuai gambar. Misalnya: “Karena itu, mari kita menjaga bumi tercinta“.
Halaman 17

Aktivitas visual:
Membuat ilustrasi yang berkaitan dengan cara-cara menjaga kelestarian lingkungan.
Narasi:
- Menebalkan kata-kata (dialog),
- menuliskan cara atau langkah yang berkaitan dengan pembahasan di halaman sebelumnya. Misalnya: “dengan cara: hemat sumber daya dan buang sampah pada tempatnya“. Bisa juga dengan menuliskan konsep 5R dalam pelestarian lingkungan.
- menulis cara-cara menjaga lingkungan dengan lebih lengkap pada halaman selanjutnya.
Halaman 18

Aktivitas visual:
Membuat ilustrasi yang berkaitan dengan cara-cara menjaga kelestarian lingkungan.
Narasi:
Menuliskan cara-cara menjaga kelestarian lingkungan dengan lebih lengkap.
(Halaman terakhir ini juga dapat digunakan untuk membuat cerita bergambar sendiri).
***
Ingin mengunduh 19 halaman gambar mewarnai anak di atas dalam satu file PDF? Baca selengkapnya: Akses bundel PDF per tema/aktivitas
***
Media edukasi terkait:
- Gambar mewarnai anak
- Lembar kerja tema lingkungan
- Kesadaran emosi
- Belajar membaca
- Belajar menulis
- Literasi anak
- Permainan logika
- Lembar kerja bahasa
- Menghubungkan titik
- Menebalkan garis
- Menebalkan bentuk
***
Hi, teachers and parents!
We provide printable for kids in two languages (English and Bahasa).
Please visit Printable Activities, to get more coloring pages and worksheets for kids in English.
Kunjungi halaman Media Edukasi untuk menemukan lembar kerja anak usia dini, gambar mewarnai, flashcard, dan mainan edukatif dalam bahasa Indonesia.
